 |
About me
Saya lahir di Plaju tahun 1966, kota minyak kecil di Palembang, Sumatera
Selatan. Menyelesaikan TK Tunas Harapan dan SD Nasional di Plaju pada
tahun 1979. Lalu sekeluarga pindah ke Bandung. Lulus SMPN 13 Bandung
tahun 1982, SMAN 3 Bandung tahun 1985, dan akhirnya masih di Bandung,
tamat dari Jurusan Teknik Telekomunikasi, Dept. Teknik Elektro, Institut
Teknologi Bandung tahun 1990.
Terus terdampar di lepas pantai Laut Jawa, mencari rezeki pada perusahaan
minyak asing Maxus Southeast Sumatra, Inc. sampai tahun 1997. Lalu ditawari
pindah ke PT Bukaka Teknik Utama, Divisi Telekomunikasi, di Cileungsi Bogor dan Jakarta, dan bertahan
sampai 1999.
Tahun 1999 merantau dan nyangkut di Makassar sampai sekarang. Bekerja pada PT Bukaka
SingTel International, yang mengelola dan mengembangkan fasilitas
telekomunikasi di Kawasan Timur Indonesia (KTI) dalam kerja sama operasi (KSO) dengan PT Telkom.
Tahun 2001 mendapat beasiswa dari SIDA (Swedish International Development Agency) untuk memperdalam ilmu manajemen dalam program International Programme on Telecommunication Management (IPTM) di Telia Academy, di Kalmar, Swedia.
Tahun, 2008, mendapat tugas baru untuk mengembangkan usaha tambang nikel di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.
Karena keperluan kerja, sering melakukan perjalanan di Indonesia khususnya Kawasan Timur Indonesia (KTI),
beberapa negara Asia, Eropa dan USA. Karena itulah fotografi sangat
membantu untuk merekam perjalanan tersebut disamping untuk dokumentasi
keluarga.
Hobby dan aktifitas lain; jogging, naik sepeda (bicycling) MTB (mountain
bike) dan sedang memperdalam spiritual.
Riwayat fotografi:
Berkenalan dengan peralatan fotografi sejak lahir, karena bapak saya
memiliki beberapa kamera. Mulai dari BW sampai film berwarna.
Mulai main-main dengan kamera waktu SD, pinjam kamera bapak. Waktu SMA,
abang saya, Agny Irsyad, beli Canon AT1, dan dia jadi anggota PAF di Bandung. Saya
sering jadi asisten dia waktu hunting, sambil ikut-ikutan belajar.
Beli kamera SLR pertama tahun 1996, Nikon FE10, yang cukup setia
menemani sampai tahun 2002. Sekarang sudah dihibahkan. Tahun 2001, ada
tabungan sedikit hingga bisa beli Nikon F100, dan selanjutnya nyicil
beli lensa-lensa dan perlengkapan lainnya.
Tahun 2005, mulai ikutan main dengan kamera digital, beli Nikon Coolpix
5900 untuk istri tercinta (menikah tahun 1998), biar dia bisa foto
anak-anak dan keluarga, "abis susah pake F100" katanya.
September 2005 Nikon D70s menjadi DSLR pertama untuk menjajaki dunia digital. Februari 2006 setelah cukup lama menunggu, Nikon D200 menjadi DSLR utama untuk berkarya. Maret 2006 Nikon D70s diganti hot mirror nya dengan filter IR HV3 (infra red Harlim V3) sehingga bisa menjelajah dunia fotografi infra merah.
Masih terus belajar dan mengasah kemampuan fotografi, kalo sempat
tentunya. Menjadi anggota Nikonians.org dan Fotografer.net.
Terima kasih untuk keduanya, saya banyak belajar, baik dari
artikel-artikel yang ada maupun dari kritik dan saran teman-teman sesama
anggota.
My gears:
- Body: Nikon D200, Nikon D70s, Nikon F100, Nikon Coolpix P4
- Lense: Nikkor AFS 12-24mm/4G ED DX, AFS 17-55mm/2.8G ED DX, AF 24mm/2.8D, AF 105mm/2.8D Micro, AF 85mm/1.4 D, AF 80-200mm/2.8D ED (N)
- Filter: Nikon A2, CPL, B2, ND 4s, Close up 4T, Hoya Soft, Hitech ND Grad
- Speedlite: Nikon SB-800, SB-29s Mikro
- Tripod leg : Gitzo G1325, head : Markins M-10
- Scanner: Nikon Super Coolscan 5000 ED
- Bag: Lowepro Vertex 200, Mini Trekker AW, Nova 5
- Laptop: Lenovo ideaPad y510
- Desktop: Acer T310
|
|
|
 |